Lewati ke konten
Kembali ke Blog
Tutorial
7 Okt 2026
3 menit baca

7 Hal yang Wajib Ada di Website UMKM Indonesia 2026

Calon pembeli, Google, dan payment gateway menilai website usaha dengan cara yang mirip: apakah usahanya jelas, bisa dihubungi, dan bisa dipercaya. Ini tujuh hal yang perlu ada sebelum website dipromosikan.

J
Jasa Bikin App
Tim Editorial
7 Hal yang Wajib Ada di Website UMKM Indonesia 2026

Website usaha kecil jarang ditinggalkan karena desainnya kurang bagus. Yang lebih sering terjadi: pengunjung tidak menemukan alamat, nomor yang tertera tidak dibalas, atau harga tidak disebut sama sekali. Mereka menutup tab dan membeli di tempat lain.

Hal yang sama berlaku saat Anda mendaftar ke payment gateway. Tim verifikasi membuka website Anda dan mencocokkan isinya dengan dokumen usaha. Berikut tujuh hal yang perlu ada sebelum website dipromosikan.

1. Identitas usaha yang bisa dicek

Tulis nama usaha atau badan hukum, alamat lengkap sampai kelurahan dan kode pos, dan NIB bila sudah ada. Yang sering terlupa adalah konsistensinya: alamat di footer, halaman kontak, dan halaman kebijakan harus sama persis. Satu halaman menulis alamat lama sementara halaman lain alamat baru sudah cukup membuat peninjau bertanya.

2. Kontak yang benar-benar dibalas

Cantumkan WhatsApp, email, dan nomor telepon, lalu uji semuanya dari luar. Kirim email ke alamat yang tercetak di website dan pastikan email itu sampai. Kami pernah menemukan alamat email di website kami sendiri yang ternyata memantulkan setiap pesan, karena kotak suratnya belum pernah dibuat di server email.

Formulir kontak juga perlu diuji. Pastikan pesan yang dikirim lewat formulir benar-benar tersimpan atau masuk ke email, bukan hanya memunculkan tulisan "Pesan terkirim".

3. Harga, atau cara jelas untuk mendapatkannya

Tidak semua usaha bisa menulis harga pasti. Tapi harga "mulai dari" beserta rincian apa saja yang termasuk jauh lebih baik daripada tidak ada angka sama sekali. Kalau harga harus dihitung per kebutuhan, jelaskan langkahnya: isi brief, terima penawaran tertulis, baru bayar.

4. Halaman kebijakan

Bila website menerima pembayaran, siapkan tiga halaman ini:

  • Syarat dan ketentuan: apa yang dijual, bagaimana prosesnya, dan batas tanggung jawab.
  • Kebijakan privasi: data apa yang dikumpulkan dan untuk apa.
  • Kebijakan pengembalian dana: kapan pembeli bisa meminta refund dan berapa lama prosesnya.

Payment gateway hampir selalu meminta tautan ketiga halaman itu saat pendaftaran. Tulis sesuai cara kerja usaha Anda yang sebenarnya, bukan salinan dari website lain.

5. HTTPS

Browser menandai website tanpa HTTPS sebagai "Tidak aman", dan tanda itu muncul tepat di samping alamat website. Sertifikat SSL dari Let's Encrypt gratis dan bisa diperpanjang otomatis, jadi tidak ada alasan untuk melewatkannya. Pastikan juga alamat http:// otomatis dialihkan ke https://.

6. Cepat dibuka di HP

Sebagian besar pengunjung website UMKM datang dari HP, sering lewat tautan yang diteruskan di WhatsApp. Gambar yang tidak dikompres adalah penyebab lambat yang paling umum. Ubah gambar ke format WebP dan sesuaikan ukurannya dengan layar. Cara mengukur dan memperbaikinya kami bahas di artikel "5 Indikator Website Lambat dan Cara Memperbaikinya".

7. Bukti yang bisa dipertanggungjawabkan

Portfolio dan testimoni membantu calon pembeli memutuskan, tapi hanya bila bisa dicek. Angka seperti "500+ klien puas" tanpa sumber justru menimbulkan curiga, apalagi kalau halaman portfolio hanya berisi beberapa karya. Lebih baik tampilkan lima karya sungguhan daripada lima ratus klaim. Testimoni pun sebaiknya dipasang dengan izin pemberinya.

Daftar periksa singkat

  1. Alamat dan identitas usaha sama di semua halaman.
  2. Email, telepon, WhatsApp, dan formulir sudah diuji dari luar.
  3. Harga atau cara mendapatkan harga tertulis jelas.
  4. Syarat dan ketentuan, kebijakan privasi, dan kebijakan refund tersedia.
  5. Website terbuka lewat HTTPS tanpa peringatan.
  6. Halaman utama terbuka cepat di HP.
  7. Setiap angka dan testimoni bisa dibuktikan.
Kategori:Tutorial
Bagikan ke WhatsApp

Baca Selanjutnya

Cara Setup Domain .id untuk Bisnis

Baca artikel
ChatLihat Paket